BRMP NTB Dorong Petani Milenial ICARE Manfaatkan Digitalisasi untuk Kembangkan Bisnis
Di era digital, keberhasilan usaha tidak lagi ditentukan semata oleh kualitas produk yang dihasilkan. Kemampuan membangun citra usaha, memasarkan produk, dan menjangkau konsumen melalui berbagai platform digital kini menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing. Berangkat dari kebutuhan tersebut, BRMP NTB menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas Petugas Mendukung Bisnis Koperasi melalui Strategi Branding dan Produksi Konten Kreatif di Praya, Lombok Tengah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah dan diikuti oleh Kepala UPT Kecamatan Praya, Praya Tengah, dan Praya Barat, petugas lapangan atau penyuluh pertanian, pengurus koperasi, serta petani milenial anggota koperasi binaan Program ICARE.
Kepala BRMP NTB, Hendro Cahyono, S.Pt., M.M., M.Sc., menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pelaku usaha memperkenalkan dan memasarkan produknya. Karena itu, dalam hal ini koperasi perlu beradaptasi agar mampu memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha.
Menurutnya, tingginya minat generasi muda terhadap teknologi merupakan modal yang perlu diarahkan ke kegiatan yang produktif. Melalui workshop ini, peserta diharapkan memiliki kemampuan membangun branding dan mengelola konten digital yang dapat mendukung pertumbuhan usaha koperasi dan agribisnis secara berkelanjutan.
Senada dengan Kepala BRMP NTB, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah menilai workshop ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana teknologi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, diperlukan pemahaman yang tepat agar teknologi tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat dan nilai ekonomi, bukan untuk aktivitas yang kurang produktif.
Beliau berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan dan keterampilan dalam mengelola media digital secara positif. Sejalan dengan tujuan Program ICARE, kemampuan tersebut diharapkan dapat mendorong generasi milenial anggota koperasi yang kreatif, mandiri, dan mampu mengembangkan peluang usaha berbasis digital, sehingga memperkuat usaha koperasi ICARE.
Melalui sesi materi dan praktik, peserta dibekali keterampilan membangun branding usaha, mengoptimalkan pemasaran digital, serta memproduksi konten kreatif yang menarik dan komunikatif. Di akhir kegiatan, peserta diberikan kesempatan untuk menampilkan hasil karya yang telah dibuat sebagai bentuk penerapan langsung dari materi yang diperoleh.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas petani milenial dan koperasi agar mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha, sekaligus mendukung tumbuhnya ekonomi pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.