Percepatan PM-AAS melalui Penguatan Kapasitas Penyuluh di Kabupaten/Kota Bima
Keberhasilan penerapan teknologi pertanian modern tidak lepas dari peran penyuluh dalam mendampingi petani di lapangan. Untuk memperkuat peran tersebut, Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) NTB melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) dan Mitigasi Serangan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di wilayah Kota dan Kabupaten Bima pada 3–4 November 2026.
Bimbingan teknis dilaksanakan secara bertahap di beberapa lokasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bima. Kegiatan yang berlangsung pada 3–4 November 2026 ini diikuti oleh penyuluh pertanian sekabupaten/kota Bima, sebagai upaya memperkuat kapasitas penyuluh dalam mengawal penerapan teknologi PM-AAS dan mitigasi serangan OPT di lapangan. Khusus kegiatan di Kabupaten Bima, acara dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima.
Khusus di Kabupaten Bima, kegiatan dibuka oleh Wakil Bupati Bima, dr. H. Irfan Zubadi. Dalam sambutannya, Beliau mengapresiasi BRMP NTB yang telah memfasilitasi pertemuan dengan para penyuluh serta menyoroti besarnya potensi pertanian Kabupaten Bima yang perlu dioptimalkan agar peningkatan produksi jagung, bawang merah, dan padi turut berdampak pada kesejahteraan petani. Beliau menegaskan bahwa Bimtek PM-AAS menjadi wujud sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan program strategis Kementerian Pertanian.
Melalui bimtek ini, penyuluh diperkuat dengan pemahaman teknis budidaya PM-AAS dan langkah mitigasi serangan OPT. Pembekalan tersebut menjadi penting agar penyuluh mampu meneruskan informasi teknologi kepada petani sekaligus memberikan pendampingan sesuai kondisi di lapangan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, BRMP NTB terus mendorong kesiapan penyuluh sebagai ujung tombak penerapan PM-AAS, sehingga teknologi pertanian modern dapat diimplementasikan secara optimal untuk mendukung peningkatan produktivitas padi dan keberhasilan program strategis Kementerian Pertanian.