BRMP NTB Dorong Percepatan Swasembada Pangan di Bima dengan Rakor Mingguan
#SobatTani, BRMP NTB selaku PJ Swasembada Pangan Kab. Bima melaksanakan rapat koordinasi percepatan swasembada pangan mingguan yang digelar Rabu, 6 Agustus 2025 secara daring.
Rakor yang bertempat di Ruangan IT BRMP NTB ini dihadiri oleh Kabid Penyuluhan dan Kabid RPL Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima, Koordinator Penyuluh se-Kabupaten Bima, Petugas Data, serta Tim Satgas Swasembada Pangan BRMP NTB. Agenda utama adalah akselerasi program Luas Tambah Tanam (LTT), Optimalisasi Lahan (Oplah), dan Brigade Pangan.
Kepala BRMP NTB dalam arahannya menyatakan bahwa stok pangan nasional sangat bergantung pada keberhasilan periode tanam April-September 2025 dan Oktober-Maret 2025/2026. Untuk Kabupaten Bima, target LTT Padi tahun 2025 ditetapkan seluas 47.662 hektare. Angka ini menjadi tantangan mengingat realisasi tanam pada periode Oktober 2024 - Maret 2025 hanya mencapai sekitar 37.000 hektare dari total Lahan Baku Sawah (LBS) seluas 42.259 hektare.
Kepala Balai juga berharap program Oplah menjadi andalan untuk meningkatkan indeks pertanaman dan produksi padi. Melalui kerja sama dengan Kementerian PUPR, telah ditentukan titik-titik pengeboran air berdasarkan hasil Survey, Investigation, and Design (SID) untuk mengairi lahan tadah hujan.
"Dengan adanya sumber air baru ini, petani diharapkan dapat menanam padi hingga musim tanam ketiga," jelasnya.
Sebagai langkah penguatan koordinasi di lapangan, para penyuluh pertanian dijadwalkan akan bertransformasi menjadi aparatur pusat yang ditarik langsung di bawah kementerian pada September 2025.