Hadapi Ancaman El Nino, Dalam Ketersediaan Air Irigasi di Dompu
Menghadapi kondisi musim kemarau dan ancaman El Niño, BRMP NTB terus memperkuat langkah antisipasi untuk menjaga keberlanjutan tanam petani. Salah satunya dilakukan melalui pemantauan kondisi sumber air dan jaringan irigasi di sejumlah wilayah pertanian di Kabupaten Dompu.
Kepala BRMP NTB bersama tim melakukan survei ke Bendungan Mila di Kecamatan Woja untuk melihat secara langsung kondisi ketersediaan air yang menjadi salah satu sumber penting bagi pertanian masyarakat. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa ketersediaan air di kawasan tersebut masih relatif baik dan dapat mendukung kebutuhan irigasi, khususnya untuk pertanaman yang sedang berlangsung.
Air dari Bendungan Mila dialirkan melalui jaringan irigasi menuju areal persawahan di wilayah Kecamatan Woja. Kondisi ini menjadi salah satu modal penting dalam menjaga keberlanjutan pertanaman padi di tengah musim kemarau.
Pemantauan kemudian dilanjutkan ke Bendungan Tanju di Kecamatan Manggelewa. Di lokasi tersebut, kondisi ketersediaan air relatif lebih terbatas karena belum banyak mendapat tambahan debit dari sumber lain. Untuk itu, pengaturan distribusi air dilakukan secara terukur agar ketersediaan yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan pertanian.
Kepala BRMP NTB menyampaikan bahwa pemantauan sumber air menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan iklim sekaligus memastikan kegiatan tanam tetap berjalan.
“Kondisi setiap wilayah tentu berbeda. Karena itu, kita perlu melihat langsung ketersediaan air di lapangan agar pengelolaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertanaman. Yang paling penting adalah bagaimana air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjaga keberlanjutan tanam petani,” unkap Kepala BRMP NTB.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pengelola irigasi, penyuluh, dan petani menjadi kunci dalam menghadapi musim kemarau. Dengan pengelolaan air yang lebih efisien dan pemantauan secara berkala, diharapkan produktivitas pertanian tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan iklim