• Jalan Raya Peninjauan Narmada
  • (0370) 671312
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
    • Pengumuman
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
62 dilihat       08 September 2026

Strategi Ancaman Kekeringan, Untuk Mempercepatan LTT NTB

Kementerian Pertanian memperkuat strategi percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai langkah menjaga keberlanjutan produksi pertanian di tengah ancaman kekeringan yang mulai memengaruhi sejumlah wilayah.
Upaya tersebut dirumuskan dalam rapat koordinasi lintas sektor yang mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, instansi teknis, serta stakeholder terkait. Rapat dihadiri Kepala BRMP NTB, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB, Direktur Aneka Kacang dan Umbi (Akabi) Kementerian Pertanian, Kepala BPS Provinsi NTB Kepala BP LIP Kelas II Mataram, Direktur Pupuk Ditjen PSP Kementerian Pertanian, Kepala BBWS Nusa Tenggara I Mataram, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil NTB, General Manager PLN NTB, Penyuluh BRMP NTB, CWS Penyuluh Pertanian NTB, Katimker Kabupaten/Kota, Admin LTT Kabupaten/Kota, serta Kordinator BPP Kabupaten/Kota yang dipusakkan di BGTK Mataram (08/09/2026).
Dalam pertemuan tersebut, LTT menjadi salah satu fokus utama karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan produksi pangan. Kondisi iklim dan ketersediaan air menjadi faktor penting yang perlu diperhitungkan dalam menentukan strategi tanam, khususnya untuk menghadapi periode kekeringan yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir tahun.
Kepala BRMP NTB Hendro Cahyono menekankan bahwa percepatan LTT tidak dapat dilakukan hanya dengan mengejar angka target, tetapi harus mempertimbangkan kondisi riil di lapangan. “Berbagai tantangan perlu kita antisipasi sejak dini. Koordinasi dan pendampingan harus diperkuat agar kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi,” ujarnya.
Menurutnya, optimalisasi lahan dan sumber daya yang tersedia perlu dilakukan secara tepat dengan menyesuaikan kondisi iklim, ketersediaan air, kesiapan lahan, serta dukungan sarana produksi.
Direktur Aneka Kacang dan Umbi Kementerian Pertanian Andi Muhammad Idil Fitri menyampaikan bahwa kondisi faktual di lapangan harus menjadi dasar dalam menyusun strategi percepatan tanam.
Karena itu, target LTT perlu di-breakdown hingga tingkat kecamatan sehingga setiap wilayah memiliki sasaran yang jelas, terukur, dan dapat dipantau perkembangannya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB Lalu Mirza Amir Hamzah menegaskan bahwa NTB memiliki kontribusi penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Potensi lahan pertanian yang dimiliki NTB, ditambah dukungan infrastrukturi menjadi modal penting untuk memperkuat produksi pertanian.
Pemerintah daerah terus mendorong optimalisasi infrastruktur dan sarana prasarana pertanian, termasuk pengelolaan air, pengendalian organisme pengganggu tanaman, serta berbagai upaya untuk menjaga produktivitas pertanaman.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai langkah untuk mendukung percepatan LTT, mulai dari konfirmasi data pertanaman dan produksi, penyerapan pupuk, kondisi ketersediaan air, hingga penyerapan gabah dan jagung. Dukungan terhadap kegiatan Brigade Pangan, Oplah, irigasi, Listrik Masuk Sawah, serta percepatan usulan CPCL melalui e-Banper juga menjadi bagian dari upaya memperkuat akselerasi di lapangan.
Seluruh hasil koordinasi diarahkan untuk memetakan potensi dan kesanggupan LTT di masing-masing wilayah dengan mempertimbangkan kondisi lahan, air, dan sarana pendukung.
Melalui sinergi lintas sektor, percepatan LTT diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memperkuat kontribusi NTB dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Prev Next

- BSIP NTB


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    DORONG PENANGKAR BENIH LOKAL GO NASIONAL, BRMP NTB GELAR BIMTEK ONBOARDING E-KATALOG VERSI 6
    09 Sep 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    Mahasiswa Pertanian Unram Harus Percaya Diri Untuk NTB
    04 Sep 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    Sinergi Pengelolaan Air Untuk Pertanian NTB di Integrated Water Allocation Forum (IWAF)
    01 Sep 2026 - By BSIP NTB
  • Thumb
    Sinergi Penyuluh, Dalam Optimalisasi Program Strategis Kementerian Pertanian
    27 Agu 2026 - By BSIP NTB

tags

BRMP NTB Brigade Pangan CWS Penyuluh NTB LTT Oplah eBamper

Kontak

(0370) 671312
(0370) 671620
[email protected]

Jalan Raya Peninjauan Narmada
Lombok Barat - Nusa Tenggara Barat
Indonesia
83371

Website: https://ntb.brmp.pertanian.go.id
No. WA: 0818535002

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Nusa Tenggara Barat. All Right Reserved